LPK Yuuki Training Center Indonesia sukses menyelenggarakan Seminar Internasional Indonesia–Jepang dengan tema Membangun Karier di Negeri Sakura yang bertempat di Aula Politeknik Kesehatan KMC Kuningan pada Rabu, 11 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen LPK Yuuki dalam memberikan edukasi, wawasan, serta motivasi kepada pelajar dan mahasiswa mengenai peluang karier dan program pemagangan resmi ke Jepang. Seminar dihadiri oleh kalangan mahasiswa, tenaga pendidik, serta perwakilan instansi dan mitra kerja. Turut hadir jajaran manajemen Politeknik Kesehatan KMC Kuningan serta tamu undangan pada seminar ini.

Acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ketua Penyelenggara yang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Internasional Indonesia–Jepang ini dengan baik dan lancar. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen LPK Yuuki Training Center Indonesia dalam memberikan wawasan global kepada generasi muda, khususnya dalam mempersiapkan karier di luar negeri secara legal, terarah, dan terstruktur sesuai prosedur yang berlaku.
Seminar ini menghadirkan narasumber berkompeten dari Jepang dan Indonesia, di antaranya:
- Perwakilan dari Syakaifukushihoujin Minamichita Nagoya Jepang – Mr. Kihara Takanori
- Perwakilan dari Koueki Shadan Houjin Trading Care – Mr. Ichikawa Naoto
- Lulusan Terbaik LPK Yuuki Training Center Indonesia yang masih aktif bekerja di Syakaifukushihoujin Minamichita sebagai caregiver – Windu Hadiwijaya
- Dosen STIKes Cirebon dan Dosen Universitas Bakti Husada Indonesia Kuningan – H. Nana Suryana, S.Kep.,Ners.,M.Kep.
- Chief Executive Officer Lembaga Pengirim Luar Negeri LPK Yuuki Training Center Indonesia – Sopyan Komarudin, S.Kep.
Dalam pemaparannya, Mr. Kihara Takanori menjelaskan secara langsung profil dan bidang usaha Syakaifukushihoujin Minamichita. Beliau memaparkan bahwa kebutuhan tenaga kerja di sektor perawatan di Jepang terus meningkat seiring dengan bertambahnya populasi lansia, sehingga membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing yang memiliki kompetensi dan etos kerja baik.
Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini telah banyak peserta dari LPK Yuuki Training Center Indonesia yang sedang menjalani program pemagangan dan bekerja di perusahaannya. Menurutnya, peserta asal Indonesia, khususnya dari LPK Yuuki, dikenal memiliki sikap disiplin, semangat belajar tinggi, serta kemampuan adaptasi yang baik terhadap budaya kerja Jepang.

Seminar ini turut menghadirkan perwakilan dari Koueki Shadan Houjin Trading Care, yaitu Mr. Ichikawa Naoto. Dalam pemaparannya, Mr. Ichikawa Naoto memperkenalkan profil Koueki Shadan Houjin Trading Care. Ia menjelaskan bahwa lembaganya berperan aktif dalam membina serta memastikan para peserta magang dapat bekerja sesuai standar profesional dan regulasi yang berlaku di Jepang. Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang melatih dan membina peserta magang asal Indonesia yang direkomendasikan oleh LPK Yuuki Training Center Indonesia.
Menurutnya, peserta dari LPK Yuuki menunjukkan kesiapan yang baik, baik dari segi dasar bahasa Jepang, etika kerja, maupun semangat belajar.Mr. Ichikawa menegaskan bahwa proses pelatihan dan pembinaan yang diberikan bertujuan untuk membantu peserta beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami budaya kerja Jepang.

Selain menghadirkan narasumber dari Jepang, seminar ini juga menghadirkan sesi inspiratif dari Windu Hadiwijaya, Lulusan Terbaik LPK Yuuki Training Center Indonesia yang saat ini masih aktif bekerja di Syakaifukushihoujin Minamichita sebagai caregiver di Jepang.

Dalam penyampaiannya, Windu membagikan pengalaman nyata selama menjalani proses pelatihan di LPK Yuuki hingga akhirnya bekerja di Jepang. Ia menceritakan tantangan awal dalam beradaptasi dengan budaya kerja Jepang, pentingnya penguasaan bahasa Jepang dalam komunikasi sehari-hari, serta nilai kedisiplinan dan tanggung jawab yang menjadi kunci keberhasilannya bertahan dan berkembang di tempat kerja. Kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa dengan persiapan yang matang dan pendampingan yang tepat, generasi muda Indonesia mampu bersaing dan berkarier secara profesional di Jepang.
Selain itu, narasumber – H. Nana Suryana, S.Kep.,Ners.,M.Kep. selaku Dosen STIKes Cirebon dan Dosen Universitas Bakti Husada Indonesia Kuningan memberikan motivasi kepada para peserta seminar agar tidak ragu untuk bermimpi besar dan mempersiapkan diri sejak dini, khususnya dalam meningkatkan kemampuan bahasa, sikap kerja, mentalitas professional, pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja tinggi sebagai kunci sukses berkarier di Negeri Sakura.

Dalam kesempatan tersebut, pihak manajemen LPK Yuuki Training Center Indonesia yaitu Sopyan Komarudin S.Kep. juga memaparkan program pembinaan yang diberikan kepada calon peserta sebelum diberangkatkan ke Jepang. CEO LPK Yuuki ini menyampaikan bahwa lembaga berkomitmen untuk mengawal peserta sejak proses pelatihan hingga penempatan kerja di Jepang secara resmi dan sesuai prosedur pemerintah.
Materi disampaikan secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis. Para peserta terlihat antusias mengajukan pertanyaan seputar proses seleksi, kehidupan di Jepang, gaji, hingga peluang karier setelah menyelesaikan masa kontrak.
Seminar ini tidak hanya menjadi ajang berbagi informasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi para peserta untuk berani bermimpi dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan global. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Indonesia yang memiliki kompetensi, mental tangguh, serta kesiapan bahasa untuk berkarier di tingkat internasional.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, panitia, serta seluruh peserta seminar sebagai simbol kolaborasi dan semangat bersama dalam membangun masa depan yang lebih baik melalui jalur karier global.

Dengan terselenggaranya seminar ini, LPK Yuuki Training Center Indonesia menegaskan posisinya sebagai lembaga pelatihan dan pemagangan yang aktif menjembatani kerja sama Indonesia–Jepang dalam bidang pengembangan sumber daya manusia.

